Review Manga One Piece Chapter 1017 Bahasa Indonesia "Buah Yang DIjaga Oleh Pemerintah Dunia"

 Manga One Piece Chapter 1017 Bahasa Indonesia yang Akan di Review blog samehada Berjudul "Perintah", Pada Chapter ini Otama Terjun ke medan Perang.

Pertempuran yang sejak awal 5.000 melawan 30.000 Pasukan Memang Tidak Bisa di elakkan kalau akan Menjadi Pertempuran yang Berat sebelah.

Namun para anak Buah Kaidou Meneriakkan Bahwa Pleasure dan Waiters yang ada dilantai Pertunjukkan Telah Berhianat.

Pada saat ketika Anak Buah Kaidou Menyerang para Penghianata Mereka, Otama Berteriak Dengan sangat Kencang.

"Kepada Teman-temanku yang Telah Memakan Kibi Dango Aku Meminta Bantuan Kalian, Tolong Jadilah Sekutu dari Kak Luffy dan Tuan Momonosuke, Aku Mohon!!"

Luffy yang Terjun Kelaut di Tolong Oleh Anak buah Trafargar Law.

dan ternyata situasi Ahirnya Terbalik Karena para Gifter Beralih ke Pihak topi Jerami.

Pada One Piece Chapter 1017 Bahasa Indo yang Paling dan sangat Mengejutkan Sekali adalah Berita Mengenai Buah Gomu Gomu yang dimakan Oleh Luffy.

Berita Mengenai Buah gomu Gomu Tersebut Terlontar Oleh Mulut Anggota CP9 yang Kabur dari Penjara. Pada Saat ia Bertarung Dengan Jinbe.

Ketika Jinbe Mengeluarkan Jurusnya yaitu Gyojin Karate. Pria tersebut Menahannya Dengan Tekkai.

Tekkai Merupakan Teknik Beladiri Bawahan Pemerintah Rokushiki.

Pada saat itulah Jinbe Menyadari Bahwa dahulu ada anggota CP9 yang Kabur dari Penjara, dan pada Chapter one Piece 1017 Ini Berhadapan Langsung dengan Jinbe.

Anggota CP9 yang kabur dari Penjara Tersebut Kemudian Menceritakan Kepada Jinbe Sebuah Rahasia Tentang Buah Gomu Gomu.

"12 Tahun yang Lalu ada Buah Iblis yang dicuri dari Kapal yang dikawal Oleh Pemerintah, Kemudian 2 tahun lalu pada saat Namanya Terkenal aku Terkejut. Bahwa Buah Gomu gomu yang dicuri Tersebut Ternyata dimakan Oleh Topi Jerami"

Sekian Pamungkasan Review Manga One Piece Chapter 1017 Bahasa Indonesia pada Minggu Ini, Penasaran Dengan Kelanjutan Ceritanya,,, Tunggu Minggu Depan Pada Manga One Piece Chapter 1018 Bahasa Indonesia hanya di samehada.

LihatTutupKomentar