4G Aja Masih Lemot Sudah ada Pernyataan Mengenai 5G-Berikut Ulasan Menkominfo

 Jaringan 5G merupakan terobosan baru Setelah Jaringan 4G. Oleh Karena itu Penyebaran Jaringan 5G akan digelar Secara Bersammaan dengan Jaringan 4G yang Terlebih dahulu ada.

Menteri Komunikasi dan Infornatika ( Johnny G. Plate ) Walaupun sudah ada Jaringan di atas Jaringan 4G yaitu Generasi Kelima (5G), jaringan 4G Masih akan Menjadi Penopang Kebutuhan jaringan di Negara Indonesia.

Hal Tersebut dikarenakan Masih Terdapat beberapa wilayah di indonesia yang masih Belum Terdapat Jaringan 4G. Menkominfo Mengatakan Bahwa akan Terus Bekerja sama dengan Penyedia Operator seluler untuk memperluas Jangkauan Jaringan 4G sampai ke wilayat 3T (Terdepan,Terluar,Tertinggal) dan juga tidak hanya itu bahkan sampai pedesaan dan Pelosok Tanah air.

"Menkominfo Juga berharap bahwa di tahun 2022 nanti Seluruh Wilayan Indonesia suda Terjangkau Jaringan 4G, dan untuk Kedepannya bisa melaksanakan secara bersamaan adanya Jaringan 4G dan 5G".

"Kita Harus Memahami dan Mengetahui. Tapi juga harus ada Terobosan baru dan Terobosan Tersebut tidak lain adanya Jaringan 4G dan 5G".

Karena jaringan 4G Belum sepenuhnya mencakup seluruh wilayah Indonesia, Launching jaringan 5G tidak bisa Langsung di Gelar di seluruh Wilayah Indonesia, Karena Perlunya Penyesuaian terhadap Kesiapan Masyarakat.

dan Perlu anda Ketahui bahwa Operator Seluler Telkomsel Sudah Menggunakan Jaringan 5G, Namun Masih Menggunakan Non-Standalone (NSA).

artinya Telkomsel Belum Sepenuhnya Menggunkan Frequensi Jaringan 5G yang Terbaru (Standalone), Namun Masih menggunakan Frequensi Jaringan 4G  yang sudah ada terlebih dahulu.

Penggunaan Jaringan 5G Telkomsel

  • Data Plane : 2300 Mhz
  • Pita Frequensi : 1800 Mhz

Menkominfo juga menyampaikan Arahan dari Presiden Jokowidodo Tentang Adanya Jaringan 5G di negara Indonesia.

"Presiden Jokowi Mengatakan Bahwa Perlu Perhatian Terhadap dampak dan Resiko Terhadap Penyebaran Jaringan 5G. Agar adanya jaringan 5G dapat Bermanfaat untuk Kepentingan dan Kesejahteraan Bangsa Indonesia. Ujar Jhonny Selaku Menkominfo".

LihatTutupKomentar